Jumat, 23 Mei 2014

CARI KOSAN DI PADANG???











Ehm, tulisan ini special bwt adek2 yang sekarang lagi sibuk UAN dan yang insya Allah mau bertarung di SMNPTN, dan yang lebih special lagi buat yang berniat mau kuliah di UNP alias Universitas Negeri Padang,  Kujaga dan Kubela. Cee elaaaah… Tapi, yang laen juga boleh baca koq. Okeh?
Nah…nah…, soal wisma. Ehm…., sebelumnya,di kenalin dulu dong, apa itu wisma. Siap?! Baiklah! Wisma sebenernya adalah sebuah rumah tinggal biasa khusus bagi mahasiswa yang dihuni oleh beberapa orang. Systemnya bukan kos-kosan yg bayarannya perbulan, melainkan kontrakan. Okeh, udah pada paham kan?

Tapi…tapi…, kenapa wisma? Aha! Itu dia, yg pengen dijelasin. Kenapa perlu dipromoin? Itu karena, insya Allah ada hal istimewa yang dipunya sebuah wisma. Yuuuk, qta kenalan sejenak.

Pertama, soal itung-itungan bayaran. Wisma sesungguhnya lebih murah costnya. Rata-rata sekitar 1jt- an setahun. Hmm…, coba itung bulanannya,. Sekitar 100 ribu sebulan. Cukup murah kan? Sip! Insya Allah cheaper. Paling nambah duit bayaran listrik sekitar 10-25rb per bulan. Klu wismanya agak elit sikit, bolehlah pake tilpun. Soal bayaran tilpun, eh…telpon, tergantung pemakaian wisma masing2. Mau pake speedy juga boleh, kalau mau.

Kedua, soal lokasi. Ga’ jauh-jauh amat koq Deketan bget ma kampus UNP jdi jgan khawatir bolak balik kampus – wisma. Ketiga, soal fasilitas. Rata-rata dan sebagian besar kos-kosan di kawasan Cendrawasih, Gajah, belibis, Patenggangan, polonia dll, cuma menyediakan kamar kosong saja. So, biasanya penghuni baru mesti menyiapkan segala macam perabotan, mulai dari kasur beserta perangkatnya, lemari, rak buku,magicjar, strikaan, hmm…apa lagi yah? Tape, emm…pokok’e benda sejenis lah. Bagi sebagian orang, TV juga termasuk barang penting. Juga benda2 penting seperti rak piring beserta perangkatnya, kuali, kompor, apa lagi? (silakan dilanjutkan). Nah…nah…,insya Allah, di wisma, sebagian besar sudah ditalangi. Adek2 baru tinggal bawa kasur, lemari (isinya juga dong, masa’ ga ada bajunya, hehehe). Soal magigjar, strikaan, piring dan seperangkat alat memasak lainnya, ga’ usah dipikirin deeeh. Okeh?

Keempat, aha!! Ini bagian terpenting sebenarnya yg ingin disampaikan yang membuat wisma itu berbezza. Klw tiga point di atas adalah hal yang biasa, maka poin yg satu ini lebih istimewa. Wisma bukan sekedar tempat tinggal biasa, yang disambangi sepulang kampus saja. Ada program-program istimewa di sini.

Apa saja program wisma?
Wisma insya Allah sebagai media untuk meng-up grade ‘ilmu keislaman qta. Programnya kami sebut : ROHIS alias program ROHANI ISLAM. Di wisma, qta ga’ Cuma jadi mahasiswa BK misalnya, cieee…, atau mhs Teknik, mhs ekonomi, mhs MIPA, tapi, qta juga bisa blajar Fiqh wanitah, Siroh sahabat/shabiyah, Tafsir Qur’an, Riyadhusshalihiin. Di kegiatan rohis, juga ada sesi khusus taujih (kaya’ ngasi kajian gitu, sekalian blajar nomong didepan orang banyak). Trus,program Tahfidz. Ada hari khusus untuk setoran hafalan.
Selain Rohis, program wisma juga Riyadhoh bareng. Biasanya ahad,sekalian pulangnnyalgsung kepantai
J pagi2. Di wisma, juga ada program Ta’lim. Acaranya insya Allah bulanan. Ngundang ustadz. Dalam acara ta’lim, qta juga ngundang ibu-ibu tetangga, kiri kanan, depan belakang, trus, juga jamaah mesjid sekitar wisma untuk datang.

Selain itu, di wisma, insya Allah blajar menej sebuah rumah tangga jugah. Hehe. Soalnya, qta kan ngatur segala sesuatunya sendiri. Ada amir/amirohnya juga, trus, pj2 masing2 (kaya’ pj kebersihan, pj listrik, yang disesuaikan dengan wisma masing2)

Apa lagi yah? Ah iya! Soal kebutuhan sumatera tengah. Klo’ ngekos, kadang2 males masak. Seringnya kan beli ajah di ampere sebelah. Hehe. Klw di wisma, diterapkan system piket masak. Lebih irit loh. Cuma Rp. 5rb per hari, qta udah bisa makan lauk pauk lengkap (ikan, ayam, empat sehat (lima sempurnanya beli sendiri, hehehe). Cuma 3 gantang beras per bulan. Huaaa, hemat kagak??

Ehmm…, jangan dipikir piket masak itu berat dulu. Asyik koq. Bisa bikin innovasi masakan sendiri. Itung2 eksperimen sekalian latihan persiapan. Hihi. Menunya suka-suka. Asalkan ada lauknya dan sayurnya. Eh…, percaya ga’, ada yang dulunya kaga’ bisa masak sama sekali, setelah masuk wisma, sampai pintar bikin gulai kalio Ayam. Bisa ngalahin lapau One looh. Hebuaaat kagak?? Hehe

Dalam periode tertentu, juga ada Wisma Award nya, yang diadakan oleh BPW (badan pengelola wisma). Ada lomba-lomba juga, kaya’ lomba wisma terbaik, wisma dengan innovasi program paling menarik, wisma yang paling bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Nah loh, wisma Ada badan pengelolanya jugah? Ooohhh…, tentu dong! Ini kan bukan sekedar tempat tinggal biasa. Insya Allah, semua tersusun secara rapid an terkoordinir.
Oh satu lagi di Kampus unp setiap fakultas ada wismanya mau tau gak apa aja cekkidott!!
*                  Wisma Asy-Syfa (FIP) : ini dya wisma ku tercinta wisma ini khusus menampung mahasiswa jurusan fakultas ilmu pendidikan, jdi buat yg maba jdi pu.a kakak senior lumayankan tuk minjam buku ma bantuin tugas hehehe (pengalaman neh) wisma asyifa ini ada 3 loh. Tuh jdi ba.ak bget kan saudara kita meskipun tmpat.a beda tpi persaudaraannya tetap sama J
*                  Wisma Halimah (FIS) : Nah kalo ini untuk mahasiswa Fakultas ilmu sosial wisma.a ada 2 loh dan bersebelahan.
*                  Wisma Azzahra (FMIPA): ini khusus mahasiswa FMIPA, wsma ini yg pling ba.ak udah 4 woww ba.ak bget saudara.akan (yukk fip gk boleh kalah, mari tmbah wisma lagi J)
*                  Wisma amanah (FBS) : wisma ini untuk anak F. Bahasa dan seni wisma jga udah 4 loh
*                  Wisma mujahiddah (FT): wahh kalo ini penghuninya semua akhwat F. Teknik wisma.a Cuma satu, eitssss tpi kmar.a sangat – sangat ba.ak.
*                  Wisma khansa(FE) : ini di huni oleh mahasiswa ekonomi...
*                  Wisma Alamandah : wisma ini jga ada 3 klw ini wisma cmpuran bleh dri fakultas manapun.



Tuhh banyak kan wisma di UNP dan terpenting bsa merubah kta ke arah yg lebih baik, tenang aja kakaknya tuh baiiiiik bget semuanya. Hal yang terpenting dari sebuah wisma itu adalah Ni’mat Ukhuwwahnya. Kalo’ yang ini mah tak terbeli dengan apapun. Cerita soal indahnya ukhuwwah ini, hmmm…ga’ cukup puluhan lembar. Kalo’ dinovelin, ada berapa lembar novelnya yah?? Hehe. So, insya Allah akan ada sesi berikutnya, mengenai wisma niy. Sing penting, rajin2 bahas soal yah…., persiapan bwt SMNPTN nya. Mana tau, ada yang ‘nyasar’ ke Bukik Karangmuntiang and berguru di sana. Kalau memang baitu ajaknyo, haaa…., rancak masuak wisma lai!!! Dan, catet yaaa, kalau tertarik dengan wisma, tinggal contact diriku saja… Okeh?? Okeh??? (nanti, kusampaikan ke BPW nya, insya Allah)


Ini sedikit prolog dan perkenalan awal soal wisma. Tunggu info selanjutnya!!!
(hehe, kaya’ tukang iklan saja) klw ada yg minat Thafdhal hubungi nmor ana ya 0878 9373 7382 OCEHHH
(jgan takut tggal dsini mlah buat kuliah terganggu tpi tiggal dsini In Sya Allah lebih mmbuat kta berprestasi loh, buktikan sendiri dech)


homeSWEET Asy-syifa, 24 mei 2014

Kamis, 22 Mei 2014

Adakah sosok Aisyah R.A di zaman modern ini?






 Mencari sosok Aisyah R.A di zaman modern.
Biografi indah yang ditulis oleh sulaiman an-nadawi tentang sosok “ummul mukminin” ( ibunya kaum muslimin ), Aisyah R.A
sosok aisyah yang tergambar dengan jelas, beliau adalah sosok wanita idaman, atau lebih cocoknya “pendamping” idaman.
Aisyah R.A, dibalik perannya sebagai istri rasulullah ternyata memiliki kebiasaan layaknya manusia biasa, terkadang ia cemburu, ketika
rasul bersama istri yang lain dan di sisi lain ia sangat kritis terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang ayat-ayat al-Quran.
Pada usianya yang masih sangat belia, atau bisa dikatakan masih “kanak-kanak” ( sekitar berusia 6 Tahun ), Aisyah sudah menjadi istri
rasul, dimana menurut biografi yang ditulis Sulaiman An-nadawi, pada zaman rasul dan bangsa arab kala itu, usia 6-9 tahun, para wanitanya
telah berperawakan / berpostur layaknya orang dewasa.

Di awal pernikahan hingga mencapai usia baligh, Aisyah masih tinggal bersama kedua orang tuanya, yaitu Abu bakar R.A dan Ummu ruman.
dan ketika sudah mencapai usia baligh ( sekitar usia 9 tahun ) barulah , aisyah tinggal bersama rasulullah.

Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul, ia termasuk istri rasul yang sangat cerdas bersama ummu salamah..betapa tidak,
hadits-hadits yang keluar dari mulut rasul, yang telah ditentukan oleh ALLAH beserta ayat demi ayat yang diturunkan selama belasan tahun
oleh ALLAH kepada Rasul, ia hafal dan terekam dengan baik di memorinya. Maka tidaklah heran, jika banyak sekali hadits-hadits yang sekarang
telah dibukukan, baik shahih muslim, bukhari dan lain-lain, bersumber ( perawinya ) melalui Aisyah R.A.

Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul, ada satu kejadian yang terjadi ketika, kaum muslim pulang dari perjalanan jauh, ketika itu Aisyah.R.A
mendapat jatah untuk menemani Rasulullah. Ketika rombongan tersebut beristirahat di tengah padang pasir, Aisyah yang ketika itu, berada di tandunya
menyadari, ternyata kalung saudaranya, yang ia pakai telah terjatuh. Lalu, Aisyah.R.A bergegas keluar dari tandu dan mencari kalung tersebut, tanpa disadari, ketika
ia terus mencari benda yang terjatuh itu, ia tertinggal dari rombongan kaum muslimin. Aisyah pun lalu beristirahat di bawah pohon, dan beranggapan nantinya para
pembawa tandu, lambat laun akan menyadari bahwa ia tidak berada di tandunya..ia pun tertidur, ternyata salah seorang sahabat rasul, yang bernama safwan, juga tertinggal
di belakang rombongan, dan mendapati Aisyah tertidur di bawah pohon. Dikarenakan pada waktu itu, perintah “hijab” telah turun, maka safwan segera memberi isyarat
agar aisyah naik ke untanya, dan safwan menuntun unta, sambil berjalan kaki. Sesampainya di Madinah ( Red. kalau saya tidak salah ), maka timbullah gunjingan
bahwa Aisyah R.A telah selingkuh dengan safwan..tetapi singkat cerita, yang “mengklarifikasi” berita bohong ini dan sempat menggemparkan umat islam dan ladang
bagi para kaum munafik, untuk menyebarkan haditsul ifki, ternyata ALLAH langsung menurunkan ayat yang berkenaan dengan masalah ini, dan menjelaskan bahwa
Aisyah dan safwan tidak bersalah.
subhanallah, ummul mukminin yang satu ini memang luar biasa, sampai-sampai klarifikasi datang dari sang khalik melalui wahyu yang dikirimkan kepada Rasulullah.

Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Aisyah ketika menjadi istri rasul, masih sangat belia, tetapi ia bisa dengan baik memposisikan dirinya sebagai istri
seorang rasul, walaupun di masa belianya itu, ia masih bermain dengan teman-teman seusianya dan tak jarang pula, ia dimarahi oleh ibunya ( Ummu ruman ), karena sikapnya
yang terkadang manja. Tetapi dibalik itu, ia merupakan istri yang sangat taat dan zuhud, ketika rasul melakukan Qiyam ( shalat malam ), Aisyah pun ikut terjaga, ketika ia
menyadari Rasul sudah “menjauhkan lambungnya dari tempat tidur” , untuk bermunajat kepada sang khalik.
Tak pernah ia mengeluh, harus bersusah payah bangun malam…tapi kita sebagai umat akhir zaman cenderung malas.

Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Aisyah bukanlah seorang wanita yang lemah, tetapi ia merupakan sosok wanita yang pemberani. Ketika ia mendapat jatah
untuk menemani Rasul di beberapa perang, ia pun ikut berjihad , dengan membantu memberikan perawatan kepada para jundullah ( tentara-tentara ALLAH ) yang terluka dan memberikan
minuman kepada mereka.
Tetapi ketika perintah hijab turun, maka para wanita dianjurkan untuk tidak ikut berperang, dan sebagaimana rasul bersabda bahwa jihad kaum perempuan adalah “Haji”.
Dan Aisyah pun rutin melaksanakan ibadah haji tiap tahunnya.

Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Aisyah sangat dekat dengan Fatimah R.A yang merupakan anak perempuan Rasul dari pernikahan dengan Khadijah Binti Khuwailid.
Aisyah dan fatimah memiliki tingkat kecerdasasn yang tinggi, tetapi seperti yang kita ketahui, tidaklah banyak fatimah menjadi perawi hadits rasul, karena ia wafat tidak lama setelah rasululullah
wafat, sedangkan Aisyah wafat ketika pada zaman kekhalifhan Mu’awiyah sedang berlangsung.

Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Pada detik-detik menjelang Rasulullah wafat, di rumah Aisyah-lah Rasul berada, dan di pangkuan Aisyah pula rasul wafat, ketika itu dengan sabarnya
Aisyah merawat Rasul hingga ALLAH memanggil sang rasul ALLAH…

Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Pernikahan Aisyah dengan Rasullullah tidak dikarunai anak, tetapi Aisyah banyak merawat anak-anak, termasuk anak dari saudarinya. Sehingga
Aisyah tidak pernah mengeluh ketika ALLAH tidak memberikannya anak, karena ia yakin semuanya telah ditentukan oleh ALLAH dan telah terobati dengan banyaknya anak-anak yang diasuh oleh aisyah.

Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Pada zaman kekhalifahan Abu Bakar dan Umar Ibnul khattab, para ummul mukminin dan kaum muslimin hidup damai dan makmur. Namun pada
zaman kekhalifahan Utsman R.A dan Ali R.A muncullah golongan-golongan kaum munafik yang mencoba menyebar haditsul ifki ( berita bohong ) dan mengadu domba kaum muslimin, serta puncaknya
adalah terjadi perang saudara antara kaum muslimin di perang Jamal, pada masa kekhalifahan Ali R.A

Sungguh sosok Aisyah merupakan “role model” terbaik bagi kaum wanita khususnya, bagaimana ia bisa menjaga tingkah laku dan izzah dan berperilaku hormat terhadap orang tua dan suaminya.
Sosok yang tegar , cerdas lagi santun.
Mudah-mudahan buku-buku biografi dan sirah-sirah nabawiyah yang sekarang mulai banyak diproduksi, menjadi salah satu komponen tambahan penuntun hidup kita.

Dan , pertanyaannya masih sama, “Mencari sosok Aisyah R.A di zaman modern…’ masihkah ada ?..InsyaALLAH era akan berubah menjadi era dimana kebangkitan kaum muslim
yang berperilaku layaknya suri tauladan kita , Rasulullah dan kaum perempuannya yang berperilaku seperti para ummul mukminin.

Amin.